Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo Kediri menggelar kegiatan legalisir kitab yang diberlakukan untuk seluruh santri MISRIU, Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap akhir semester dan menjadi salah satu syarat utama sebelum santri mengikuti ujian, selain kelengkapan administrasi, sumbangan wajib, rekomendasi, dan lain-lain.
Pengumuman kegiatan ini disampaikan bersamaan dengan informasi tentang muada’ah (penutupan pondok), ujian, serta beberapa pemberitahuan lain yang perlu diperhatikan. Umumnya, pengumuman tersebut disampaikan saat KBM berlangsung, sekitar satu bulan sebelum kegiatan dilaksanakan. Legalisir kitab ini dianggap sangat penting karena selain untuk mengecek ketepatan makna dan tulisan, kegiatan ini juga menjadi bentuk penilaian terhadap tanggung jawab santri atas pelajaran yang mereka tanggung.
Kegiatan legalisir memiliki beberapa tahapan sebelum sebuah kitab dinyatakan sah dan diberi stempel legalisir. Pertama, para santri harus meminta paraf atau tanda tangan dari guru masing-masing per fan (mata pelajaran). Prosesnya dilakukan dengan cara mengumpulkan kitab kepada guru. Biasanya, sebelum pengumpulan, guru memberi waktu kepada santri untuk melengkapi kitab, seperti memberi harakat,menulis tabel, melengkapi makna juga menulis kitab kedalam buku dengan bolpen tutul (pentul). Kitab yang masih kurang dalam hal makna, harakat, atau kelengkapan lainnya tidak akan diberi paraf dan santri diberi kesempatan untuk menyempurnakannya hingga batas waktu yang ditentukan.
Setelah menerima paraf dari guru, para santri menunggu jadwal legalisir dari kantor yang telah diumumkan. Pada waktunya, santri mengumpulkan kitab kepada ketua kelas atau perwakilannya untuk kemudian diperiksa oleh tim legalisir. Pemeriksaan dilakukan dalam dua tahap. Legalisir kedua diperuntukkan bagi santri yang mendapatkan predikat batal atau santri yang belum sempat mengikuti legalisir pada tahap pertama.
Untuk para santri yang tidak mendapatkan predikat sah pada kitabnya akan dikenai sanksi berupa santri tersebut tidak akan dapat mengikuti ujian pada semester itu, dan nanti akan berdampak pada kenaikan kelas santri tersebut, sehigga para santri yang mondok di Al Falah ploso ini dapat dipastikan mereka memiliki kitab yang lengkap oleh ketepatan maknanya pada setiap pelajaran.
